Monday, April 11, 2011

...☆ Terkedu Tanpa Kata, Bersyukurlah Seadanya ☆...


Perkahwinan itu telah berjalan selama 4 tahun, namun pasangan suami isteri itu belum dikurniai seorang anak. Dan mulailah kanan kiri berbisik-bisik “kenapa belum punya anak juga ya, masalahnya di siapa? Suaminya atau isterinya ya?”. Dari berbisik-bisik, akhirnya menjadi berita.

Tanpa sepengetahuan siapa pun, suami isteri itu pergi ke salah seorang doktor untuk konsultasi, dan melakukan pemeriksaaan. Hasil lab mengatakan bahwa sang isteri adalah seorang wanita yang mandul, sementara sang suami tidak ada masalah apa pun dan tidak ada harapan bagi sang isteri untuk sembuh dalam erti tidak peluang baginya untuk hamil dan mempunyai anak.


Melihat hasil seperti itu, sang suami mengucapkan: inna lillahi wa inna ilaihi raji’un, lalu menyambungnya dengan ucapan: Alhamdulillah…

Sang suami seorang diri memasuki ruang doktor dengan membawa hasil lab dan sama sekali tidak memberitahu isterinya dan membiarkan sang isteri menunggu di ruang tunggu perempuan yang terpisah dari kaum lelaki.

Sang suami berkata kepada sang doktor: “Saya akan panggil isteri saya untuk masuk ruangan, akan tetapi, tolong, nanti anda jelaskan kepada isteri saya bahwa masalahnya ada di saya, sementara dia tidak ada masalah apa-apa.

Sang doktor menolak dan menjadi hairan. Akan tetapi sang suami terus memaksa sang doktor, akhirnya sang doktor setuju untuk mengatakan kepada sang isteri bahawa masalah datang padanya sang suami dan bukan ada pada sang isteri.

Sang suami memanggil sang isteri yang telah lama  menunggunya, dan tampak pada wajahnya kesedihan dan kemuraman. Lalu bersama sang isteri ia memasuki ruang doktor. Maka sang doktor membuka sampul surat hasil lab, lalu membaca dan mentelaahnya, dan kemudian ia berkata: “… Oooh, kamu –wahai fulan- yang mandul, sementara isterimu tidak ada masalah, dan tidak ada harapan bagimu untuk sembuh.

Mendengar pengumuman sang doktor, sang suami berkata: inna lillahi wa inna ilaihi raji’un, dan terlihat pada raut wajahnya wajah seseorang yang menyerah kepada qadha dan qadar Allah SWT.

Lalu pasangan suami isteri itu pulang ke rumahnya, dan secara perlahan namun pasti, tersebarlah berita tentang rahsia tersebut ke para tetangga, kerabat dan sanak saudara

5 tahun berlalu dari peristiwa tersebut dan sepasang suami isteri bersabar, sampai akhirnya datanglah detik-detik yang sangat menegangkan, di mana sang isteri berkata kepada suaminya: “Wahai fulan, saya telah bersabar selama sembilan (9) tahun, saya tahan-tahan untuk bersabar dan tidak meminta cerai darimu, dan selama ini semua orang berkata:” betapa baik dan soleh-nya sang isteri itu yang terus setia mendampingi suaminya selama sembilan tahun, padahal dia tahu kalau dari suaminya, ia tidak akan memperoleh keturunan”. Namun, sekarang rasanya saya sudah tidak bisa bersabar lagi, saya ingin agar engkau segera menceraikan saya, agar saya bisa menikah dengan lelaki lain dan mempunyai keturunan darinya, sehingga saya bisa melihat anak-anakku, menimangnya dan mengasuhnya.


Mendengar emosi sang isteri yang memuncak, sang suami berkata: “isteriku, ini cubaan dari Allah SWT, kita mesti bersabar, kita mesti …, mesti … dan mesti …”. Singkatnya, bagi sang isteri, suaminya malah berceramah di hadapannya.

Akhirnya sang isteri berkata: “OK, saya akan tahan kesabaranku satu tahun lagi, ingat, hanya satu tahun, tidak lebih”. Sang suami setuju, dan dalam dirinya, dipenuhi harapan besar, semoga Allah SWT memberi jalan keluar yang terbaik bagi keduanya.

Beberapa hari kemudian, tiba-tiba sang isteri jatuh sakit, dan hasil lab mengatakan bahwa sang isteri mengalami kegagalan ginjal. Mendengar keterangan tersebut, jatuhnya psikologi sang isteri, dan mulailah memuncak emosinya. Ia berkata kepada suaminya: “Semua ini gara-gara kamu, selama ini aku menahan kesabaranku, dan jadilah sekarang aku seperti ini, kenapa selama ini kamu tidak segera menceraikan saya, saya kan ingin punya anak, saya ingin mengendong dan menimang bayi, saya kan … saya kan …”. Sang isteri pun tertidurlah di rumah sakit.

Di saat yang genting itu, tiba-tiba suaminya berkata: “Maaf, saya ada tugas keluar negeri, dan saya berharap semoga engkau baik-baik saja”. “Hah, pergi?”. Kata sang istri. “Ya, saya akan pergi kerana tugas dan sekali gus mencari penderma ginjal, semoga dapat”. Kata sang suami.

Sehari sebelum operasi, datanglah sang penderma ke tempat pembaringan sang isteri. Maka disepakatilah bahawa esok akan dilakukan operasi pemasangan ginjal dari sang penderma.
Saat itu sang isteri teringat suaminya yang pergi, ia berkata dalam dirinya: “Suami apa dia itu, isterinya operasi, eh dia malah pergi meninggalkan diriku terkapar dalam ruang bedah operasi”.

Operasi berhasil dengan sangat baik. Setelah satu masa, suaminya datang, dan tampaklah pada wajahnya tanda-tanda orang yang kelelahan.

Ketahuilah bahawa sang penderma itu tidak ada lain orang melainkan sang suami itu sendiri. Ya, suaminya telah menghibahkan satu ginjalnya untuk isterinya, tanpa sepengetahuan sang isteri, tetangga dan siapa pun selain doktor yang dipesannya agar menutup rapat rahsia tersebut.

Dan subhanallah …

Setelah Sembilan 9 bulan dari operasi itu, sang isteri melahirkan anak. Maka bergembiralah suami isteri tersebut, keluarga besar dan para tetangga.

Suasana rumah tangga kembali normal, dan sang suami telah menyelesaikan studi S2 dan S3-nya di sebuah fakulti syari’ah dan telah bekerja sebagai seorang hakim di sebuah pengadilan di Jeddah. Ia pun telah menyelesaikan hafalan Al-Qur’an dan mendapatkan sanad dengan riwayat Hafs, dari ‘Ashim.

Pada suatu hari, sang suami ada tugas dinas jauh, dan ia lupa menyimpan buku hariannya dari atas meja, buku harian yang selama ini ia sembunyikan. Dan tanpa sengaja, sang isteri mendapatkan buku harian tersebut, membuka-bukanya dan membacanya.

Hampir saja ia terjatuh pengsan saat menemukan rahsia tentang diri dan rumah tangganya. Ia menangis meraung-raung. Setelah agak reda, ia menelefon suaminya, dan menangis sejadi-jadinya, ia berkali-kali mengulang permohonan maaf dari suaminya.  Sang suami hanya dapat membalas suara telefon isterinya dengan menangis pula.

Dan setelah peristiwa tersebut, selama tiga bulan, sang isteri tidak berani menatap wajah suaminya. Jika ada keperluan, ia berbicara dengan menundukkan mukanya, tidak ada kekuatan untuk memandangnya sama sekali.

P/s : Subhanallah, semoga ana memperoleh suami seperti dia. Amen..

...☆ Alamak!!! terjatuh??? ☆...

Bismillahirahmanirahim…
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh…
Dan salam sejahtera…
Ana tak tahu aper perasaan ana sekarang nie…
Takut???...
Kelakar???...
Gerun???...
Berdebar???...
Ntah la…
Ana rasa sahabat sendiri lah yang tentukannya…
Tapiii kene baca sampai habis dulu lah…
Hik7…
Begini kisahnya…
Pada suatu petang tuuuu…
Ana berada di ruang tamu rumah sedang menyiapkan tugasan Silat…
Sambil2 online jugak…
Tibe2 ana ternampak ada satu tali turun daripada tingkat rumah atas…
Tali tu dihujungnya dia ikatkan sekali hanger…
Ana dah mula rasa x sedap hati dah…
Pelik, kenapa yer???...
Sbb dalam hati nie dah terdetik rumah atas pelajar laki…
Fuh!!!!...ana try pegi dekat ampaian kat luar tuuu…
Tibe2 tali tu ditarik naik atas balik…
Haik???....kenapa yer???...
Nie mesti die tahu ana keluar…
Sebab tu die naikkan semula…
Ana masuk dalam balik…
Cuba intai dari dalam…
Aper sebenarnya yang die nak buat…
Hah!!!!..
Turun balik tali tadi…
Menakutkan betul…
Bila tali tu dah sampai kat ampaian…
Ana nampak die cuba tuk ambik sesuatu…
Duk kais2 sumthing kat ampaian rumah ana…
Bila ana tgk leklok upa2nya die pnya baju tjatuh…
Ya Allahhh, beristighfar sebentar…
Tfikir jugak nak tolong or x die sbb kecian sngt…
Lama dok mengais tp x dapat2…
Tapi bila pk balik x berani lah…
Last, die dapat jugak ambil bajunya…
Mujurlah…
Yang paling x leh trima, tjatuh atas baju ana…
Apa lagi, ana basuh balik la…
Hik7…
Macam tu lah kisahnya…
Kelakar betul…

P/s : Kawan2 semua, nak jemur baju tu sidai elok2 yer???...lepas sidai kepit la baju tu,barulah die x melayang jauh2 kalau angin kuat nanti…


...☆ HAMKA ☆...

Bismillahirahmanirahim...
assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh...
ana hanya sekadar ingin berkongsi pengalaman bersama sahabat semua...
pengalaman bertemu dengan Tuan Guru Nik Aziz...
alhamdulillah, hari ini ana berkesempatan tengok live lagi...
rasa seronok disamping dapat berkumpul dengan akhwat2 KUO utk kali yang terakhir...
yang paling ana x dapat lupakan bila ana bertemu kembali dengan sahabat lama...
sahabat di sekolah rendah dan menengah...
masing2 dah makin comei2 dah...
hik7...
nanti yang dah x lama ag tu nak kawin jemput2 lah yer???...
x sabar nak makan nasi minyak nie...
duk jauh bau dah...
sbb x lama ag dah kannn...
ana doakan kalian semua bahagia di dunia dan di akhirat...
insyaAllah...ameenn...


Jam 3 ptg kami turun ke bawah utk menunggu bas...


aik! jam 4 ptg bas x sampai2 ag??? tapi kami masih lagi blh tersenyum...


" tik..tik..tik..tik.." masing2 duk mesej ngn mak untuk mintak izin...


akhirnya, tibalah kami di stadium melawati, shah alam...


lepas solat asar, kami makan duluuu...akhwat siap bawa makanan lebih ag...


diumumkan ketibaan Tuan Guru Nik Aziz,, excited kami2 semua...


Alamak! x nampak la.. muslimin block..


Ucapan dari Tuan Guru,, banyak manfaat yang kami dapat...
x sabor nak mengundi nih weh!
menunggu bulan 10 or 11..

P/s : Alhamdulillah, jam 1.30 pagi baru kami2 sampai di kolej masing2...kami pulang dengan hati yang gumbira...:)


Thursday, April 7, 2011

...☆ Silat Cekak Ustaz Hanafi!!!! Herkkk!!!! ☆...

Awal kalam Bismillahirahmanirahim...
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh...
alhamdulillah, seinfiniti kesyukuran dirafakkan kepada ilahi...
ana masih lagi bisa bernafas dimuka bumiNya...
dan alhamdulillah juga...
semester 4 ini juga sudah sampai ke penghujungnya...
eseiment semua dah hantar...
tinggal nak jawab exam ja...
lepas tu balik kampung!!!!...yeayyy!!!
4 bulan tu cuti...
banyak benda yang nak kene settlekan kat umah tuuuu...
insyaAllah, ana akan balik terus lepas exam nanti...
ma, abah, abang, adik2 tunggu yer???...
nanti kiter g jalan2 ag...hi7
haih!!..melayang kelain pulak dah...
maaf...
insyaAllah, ana nak kongsikan sesuatu...
tengok2 gambar ja...
insyaAllah...

...::: PROGRAM SEMINAR PROFESIONALISME SILAT CEKAK :::...


Pelita Jaya Sdn. Bhd. membentangkan proposal untuk projek 90 juta



hinik lupa nama pe dah syarikatnya...budget company nie x banyk...10 000 ja..ha7



cikkuuuu cakk!!! aaaa....buat aper tuuuu????...



ho7...sumer dah kene ikat yer???..tapi boleh ag sengeh2...game nie best sngt!!!..



time to solving problem...fuhh!!! berpeluh jugak...



hah!! angkat!!!..ha7 susah lor game nie...syaratnya ketat sngt...



geng2 fesi menyahut cabaran kami!!! chaiyok3....



jeng3!!..udoh sampei akhirnyerrr....



fuh!!! macam duk kat dewan perlimen dah...mmg best lah!!..



last! penerimaan sijil dari pengarah pusat KO...


Kami Silat Cekak Ustaz Hanafi!!! herkkk!!!


kenang-kenangan...sayang kamu semua!!!

P/s : Alhamdulillah, dengan berakhirnya program ini maka tamatlah KO uniform ana...sekarang berkira2 nak masuk Persatuan Silat pulak...abiskan buah potong dan tamat...abang pulak gelak bila tahu ana masuk silat. tengok la kat umah nantiii...haaaa....

Wednesday, April 6, 2011

...☆ Ma, Abah...Maafkan Ore ☆...

Bismillahirahmanirahim…
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh…
Nampak x muka sedih ana sekarang nie???...
Sedih yang ana rasa nie hanya Allah saja yang mengetahuinya…
Sebab ape ana sedih sangat2 nie???...
Agak2 sahabat2 dapat teka x???...
Baru2 nie ada ana dikejutkan dengan berita yang menyedihkan…
Berita yang ana x dapat lagi bertahan di kolej kesayangan…
Ana sedih bukan sebab ape…
Sebab risau pasal kewangan la…
Ana bukan la daripada keluarga yang senang…
Kami2 sekeluarga cukup2 makan ja…
Lagipun adik-beradik ramai…
Semuanya hanya abah seorang saja yang tanggung kami2…
Ana tahu sangat2 peritnya yang abah rasa untuk menyara kami sekeluarga…
Ana faham kesusahan yang abah lalui…
Sebab tu ana sedih sangat…
Sedih bila ana tinggal dirumah sewa…
Perbelanjaan untuk membayar sewa tu melambung tinggi…
Ana tak nak bergantung dengan duit abah…
Sebelum ini pun ana x mintak pun duit ngan abah…
Bila abah bagi barulah ana terima…
Tapi bila terima berita nie…
Terasa sangat2 yang ana nanti anak menyusahkan ma dan abah…
Ana cuba untuk membuat rayuan supaya diterima balik…
Tapi nasib tak menyebelahi ana…
Ana cuba berusaha, tapi sekarang…
Ana hanya terima semua nie dengan hati yang redha…
Ana hanya merancang tapi Allah penentu segalanya…
Ana yakin pasti ada hikmahnya disebalik semua ini…
Ana redha…

…::: Perbualan Ana dengan Ma :::…

Ana : assalamualaikum ma…
Ma : wa’alaikumsalam. Na sihat ka?. Cmner study?. Ok?..nak peperiksaan dah kan???...
Ana : Alhamdulillah, sihat ma…ok aje, exam tu ma doa2 la semoga dipermudahkan…ea?...macam biasa la ma,ma nie bt2 x taw plak…hik7..
Ma : yea, ma tahu dah..x yah risau la…
Ana : ma, org x leh dah duk kolej…
Ma : ma, kenapa?...pastu?..nak dok kat mana?..
Ana : biasalah, sbb intake baru ambik ramai org..jadi, x leh duk dah la…
Ma :rumah sewa ada dah ke?...
Ana : dah ada dah..tapi mahal sngt9 maaaa…RM840 x termasuk ngn bil letrik dan air, wifi ag…cmner nie ma???...
Ma : x pe lah..duduk ja citu dl..x pe lah, nnt ma cuba ckp ngn abah cmner…x yah risau lah..abah bulih bayar…
Ana : ok, ma cakap la dl kat abah ea?...

…::: Perbualan Ana dengan Abah :::…

Ana : assalamualaikum, hello abah…
Abah : wa’alaikumsalam wbt…ha,cmner kolej tu???...
Ana : ha, tu la abah…org x dpt kolej la…
Abah : haaa,x pa lah…duk aje umah sewa tuuu…berapa dah??...
Ana : RM840 bah..tu pu x tmasuk ngn bil air, letrik n wifi…
Abah : ho, xpe lah…x pyh risau, duk ja dl..duit boleh dicari…
Ana : (rasa terharu sangat2…menitis air mata nie…)
Abah : hello! Hello!
Ana : ha’aaaa..yea3…ok, x pe lah dah klau abah ckp g2 gak…
Abah : ho, xpe lah..nnt kalu ada pape gtau la yer???...bila nak balik???..
Ana : lambat ag bah, bulan 5 nie…
Abah : ho, ok lah tu…cuti 4 bulan kan???...
Ana : a’aa…4 bulan, nak keje lah…abah tulun cari kije deh???...
Jadik ustazah fardu ‘ain mcm ai tu pun best jgk..hi7
Abah : oookk! Beres!.. k la, ngaji molek..jgn tgl smyang tu…assalamualaikum…
Ana : wahhh!!! Ok, bereh!!.. wa’alaikumsalam…

P/s : untuk semester depan ana perlu berjimat cermat lah…kalau boleh tanak pun guna duit ma dan abah…dan Alhamdulillah, duit semester ini masih lagi banyak dan cukup untuk 1 semester kot..insyaAllah, semoga dipermudahkan segala urusan..ameennn…

...☆ LELAKI ACUAN AL-QURAN ☆...

Lelaki acuan al-Quran ialah seorang lelaki yang beriman
Yang hatinya disaluti rasa taqwa kepada Allah SWT
Yang sentiasa haus dengan ilmu
Yang sentiasa dahaga dengan pahala
Yang solatnya adalah maruah dirinya
Yang tidak pernah takut berkata benar
Yang tidak pernah gentar untuk melawan nafsu

Lelaki acuan al-Quran ialah lelaki yang menjaga tutur katanya
Yang tidak bermegah dengan ilmu yang dimilikinya
Yang tidak bermegah dengan harta dunia yang dicarinya
Yang sentiasa berbuat kebaikan kerana sifatnya yang pelindung


Lelaki acuan al-Quran ialah lelaki yang menghormati ibu bapanya
Yang sentiasa berbakti kepada kedua orangtua dan keluarga
Yang bakal menjaga keharmonian rumahtangga
Yang akan mendidik anak anak dan isteri mendalami agama Islam
Yang mengamalkan hidup penuh kesederhanaan
Kerana dunia baginya adalah rumah sementara menunggu akhirat

Lelaki acuan al-Quran sentiasa bersedia untuk agamanya
Yang hidup dibawah naungan al-Quran dan mencontohi sifat Rasulullah SAW
Yang boleh diajak berbincang dan berbicara
Yang sujudnya penuh kesyukuran dengan rahmat Allah ke atasnya


Lelaki acuan al-Quran tidak pernah membazirkan masa
Matanya kepenatan kerana kuat membaca
Yang suaranya lesu kerana penat mengaji dan berzikir
Yang tidurnya lena dengan cahaya keimanan
Bangun subuhnya penuh dengan kecerdasan
Kerana sehari lagi usianya bertambah penuh kematangan

Lelaki acuan al-Quran sentiasa mengingati mati
Yang baginya hidup didunia adalah ladang akhirat
Yang mana buah kehidupan itu perlu dibajai dan dijaga
Meneruskan perjuangan Islam sebelum hari kemudian

Lelaki acuan al-Quran ialah lelaki yang tidak mudah terpesona
Dengan buaian dunia
Kerana dia mengimpikan Syurga
Disitulah rumah impiannya
Bersama wanita acuan al-Quran... Yang sentiasa dahaga dengan pahala
Yang solatnya adalah maruah dirinya
Yang tidak pernah takut berkata benar
Yang tidak pernah gentar untuk melawan nafsu

Lelaki acuan al-Quran ialah lelaki yang menjaga tutur katanya
Yang tidak bermegah dengan ilmu yang dimilikinya
Yang tidak bermegah dengan harta dunia yang dicarinya
Yang sentiasa berbuat kebaikan kerana sifatnya yang pelindung
Yang mempunyai ramai kawan dan tidak mempunyai musuh yang bersifat jembalang


Lelaki acuan al-Quran ialah lelaki yang menghormati ibu bapanya
Yang sentiasa berbakti kepada kedua orangtua dan keluarga
Yang bakal menjaga keharmonian rumahtangga
Yang akan mendidik anak anak dan isteri mendalami agama Islam
Yang mengamalkan hidup penuh kesederhanaan
Kerana dunia baginya adalah rumah sementara menunggu akhirat

Lelaki acuan al-Quran sentiasa bersedia untuk agamanya
Yang hidup dibawah naungan al-Quran dan mencontohi sifat Rasulullah SAW
Yang boleh diajak berbincang dan berbicara
Yang sujudnya penuh kesyukuran dengan rahmat Allah ke atasnya
Lelaki acuan al-Quran tidak pernah membazirkan masa
Matanya kepenatan kerana kuat membaca
Yang suaranya lesu kerana penat mengaji dan berzikir
Yang tidurnya lena dengan cahaya keimanan
Bangun subuhnya penuh dengan kecerdasan
Kerana sehari lagi usianya bertambah penuh kematangan

Lelaki acuan al-Quran sentiasa mengingati mati
Yang baginya hidup didunia adalah ladang akhirat
Yang mana buah kehidupan itu perlu dibajai dan dijaga
Meneruskan perjuangan Islam sebelum hari kemudian

Lelaki acuan al-Quran ialah lelaki yang tidak mudah terpesona
Dengan buaian dunia
Kerana dia mengimpikan Syurga
Disitulah rumah impiannya
Bersama wanita acuan al-Quran... Yang sentiasa dahaga dengan pahala
Yang solatnya adalah maruah dirinya
Yang tidak pernah takut berkata benar
Yang tidak pernah gentar untuk melawan nafsu

Lelaki acuan al-Quran ialah lelaki yang menjaga tutur katanya
Yang tidak bermegah dengan ilmu yang dimilikinya
Yang tidak bermegah dengan harta dunia yang dicarinya
Yang sentiasa berbuat kebaikan kerana sifatnya yang pelindung
Yang mempunyai ramai kawan dan tidak mempunyai musuh yang bersifat jembalang

Lelaki acuan al-Quran ialah lelaki yang menghormati ibu bapanya
Yang sentiasa berbakti kepada kedua orangtua dan keluarga
Yang bakal menjaga keharmonian rumahtangga
Yang akan mendidik anak anak dan isteri mendalami agama Islam
Yang mengamalkan hidup penuh kesederhanaan
Kerana dunia baginya adalah rumah sementara menunggu akhirat

Lelaki acuan al-Quran sentiasa bersedia untuk agamanya
Yang hidup dibawah naungan al-Quran dan mencontohi sifat Rasulullah SAW
Yang boleh diajak berbincang dan berbicara
Yang sujudnya penuh kesyukuran dengan rahmat Allah ke atasnya

Lelaki acuan al-Quran tidak pernah membazirkan masa
Matanya kepenatan kerana kuat membaca
Yang suaranya lesu kerana penat mengaji dan berzikir
Yang tidurnya lena dengan cahaya keimanan
Bangun subuhnya penuh dengan kecerdasan
Kerana sehari lagi usianya bertambah penuh kematangan

Lelaki acuan al-Quran sentiasa mengingati mati
Yang baginya hidup didunia adalah ladang akhirat
Yang mana buah kehidupan itu perlu dibajai


Lelaki acuan al-Quran ialah lelaki yang tidak mudah terpesona
Dengan buaian dunia
Kerana dia mengimpikan Syurga
Disitulah rumah impiannya
Bersama wanita acuan al-Quran...
dan dijaga
Meneruskan perjuangan Islam sebelum hari kemudian


Monday, April 4, 2011

...☆ Jangan Bunuh Dia!!! ☆...

"Aishah, cepat-cepat bunuh rama-rama tu ", jerit Aiman.

"Aishah, pijak dengan kasut, nanti dia gigit" kedengaran beberapa lagi suara di dalam kelas Tadika Anakku Sayang.

Aishah masih lagi teragak-agak melihat seekor rama-rama cantik menggelupur kepatahan sayap, jatuh ditepi meja. Belum mampu bertindak apa-apa sungguhpun diasak oleh rakan sekelas. Hati mudanya merasa kasihan. Apatah lagi rama-rama itu cantik.

"Jangannnn....nanti, tidur malam ni, dia datang sebagai hantuuuuuuuu. dia kacau orang yang bunuh dia..." usik Ahmad.

"Eh,kenapa bising-bising ni. Cikgu tinggal sekejap kamu semua dah kecoh". Cikgu Zainab masuk setelah keluar beberapa minit.

"Ada rama-rama jatuh cikgu. Kami nak bunuh dia, takut nanti dia gigit kami pula." jawab Maryam. 

"Kenapa pula nak bunuh rama-rama tu...Kasihan dia. Dah la sayap dia patah. Rama-rama tak gigit orang sayang..." jawab Cikgu Zainab meleraikan anak-anak yang comel itu daripada berkerumun di tempat rama-rama tadi.

"Tapi, mama kiter kata rama-rama beracun cikgu. Kita kena la bunuh dia. Kalau tak....mesti rama-rama racun kita semua.." Luqman berkata tidak puas hati. Bercanggah dengan fakta yang diketahuinya.

"Betul..rama-rama sayapnya beracun. Tapi dia tidak ganggu manusia. Allah jadikan sayapnya beracun untuk rama-rama pertahankan diri. Seperti kucing, ada kuku yang tajam untuk lawan musuh, lembu ada tanduk, dan juga ayam ada paruh yang tajam. Kita hanya boleh bunuh binatang liar yang mengancam nyawa kita, yang menggangu kita sahaja. Yang tidak mengancam nyawa, kita mestilah sayang dan jaga dengan baik." Cikgu Zainab berhati-hati menyusun ayat, supaya anak-anak kecil ini faham dan mengerti apa yang ingin disampaikan.

"Nah, rama-rama itu tak ganggu kamu kan???" Cikgu Zainab bertanya.

Tak cikgu!!! Jawab anak-anak kecil itu serentak. 
 
"Baiklah, cikgu akan alihkan rama-rama ini, letak di luar kelas. Kita kena guna pelapik supaya tak kena tangan." Cikgu Zainab berkata sambil pantas mengalihkan rama-rama. 

"Cikgu, kenapa kita kena sayang, tak boleh bunuh?" Aishah yang keliru tadi nampaknya sudah mula faham dan bersuara.

Sebab Allah suruh kita sayang sesama makhlukNya. Perbuatan membunuh itu berdosa. Berdosa maknanya akan masuk neraka. Allah suka kita berkasih sayang sesama manusia, haiwan, tumbuhan dan semua ciptaan Allah. Ibu bapa kita kena sayang, abang, adik,atuk, jiran semua kena sayang. Benda lain pun kena sayang. Apabila kita terancam, barulah kita boleh bunuh. Contoh, ular nak patuk kita,keluarga kita barulah boleh bunuh.

Oh......begitu...... Mereka mengiyakan serentak.

Cikgu Zainab tersenyum. Nampaknya hari ini, anak-anak kecil ini belajar sesuatu yang penting. 
Menyayangi makhluk Allah. Walaupun bukan pembelajaran secara formal, hanya sepintas lalu kebetulan berlaku,  Dia bersyukur, kiranya anak-anak ini mengerti. Dia yakin, dengan pembelajaran hari ini, pada masa akan datang, anak-anak kecil ini mengerti erti kasih sayang. Dalam hati dia kesal dengan berita semasa tentang pembuangan bayi, pembunuhan dan kekejaman akibat tidak memahami erti kasih sayang. Semoga anak-anak kecil ini sentiasa dilindungi Allah..... :)
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...